Perbandingan Biaya Kuliah Tahun 2005 dengan 2013

biaya-pendidikan

ISENG tidak ada kegiatan, saya coba menengok arsip-arsip tulisan di laptop barangkali ada tulisan lawas yang sudah terpublish di blog lama saya yang bisa dipublish ulang, atau di sisi lain barangkali ada tulisan yang belum terpublish yang layak untuk dipublish di sini. Ketika asyik menjelajah, pandangan saya terarah ke draft tulisan dengan judul yang cukup menyentil di folder unpublished di laptop saya. Judulnya adalah Biaya Kuliah Yasir Alkaf di UII.

Wah saya langsung tertarik untuk mem-publish tulisan itu, yang sangat mubazir kalo tidak dipublish, dengan saya coba untuk saya komparasikan dengan biaya untuk jurusan sama dan kampus yang sama pula untuk tahun ajaran 2013. Saya sendiri menjadi mahasiswa angkatan masuk 2005 jadi untuk dibandingkan dengan biaya kuliah tahun 2013 tentu ini adalah yang menarik.

Saya mempunyai detail rincian biaya kuliah bukan karena saya rajin mencatat pembayaran SPP atau apa tapi lebih kepada karena rapinya administrasi UII. Ini yang cukup bikin saya bangga dari kampus saya. Cukup akses di laman UNISYS,(sistem komputasi administrasi bagi mahasiswa UII) data pembayaran sudah bisa tercantum lengkap termasuk di outlet bank mana, pada hari apa dan jam berapa.

Untuk saat ini tentu saya sudah lupa password untuk mengakses laman UNISYS pribadi saya karena saya sudah 4 tahun meninggalkan kampus itu dan tidak ada lagi kepentingan untuk mengakses laman itu. Beruntung saya pernah mengarsipkan data itu di sebuah draft tulisan jadi data itu bisa saya publish sekarang.

Selama 4 tahun menempuh studi di Jurusan Teknik Informatika UII, saya (lebih tepatnya orangtua saya karena saya tidak bisa membiayai sendiri kuliah saya waktu itu) menghabiskan total Rp 35.757.000 untuk biaya kuliah dengan rincian Rp 33.067.500 untuk biaya SPP dan SKS serta Rp 2.690.000 untuk biaya non studi semacam KKN, Wisuda dan lain-lain.

Tentu biaya itu belum termasuk buku-buku, denda-denda, registrasi fasilitas kampus, tugas kuliah, cetak skripsi dan biaya-biaya kondisional lain. Di sisi lain, Alhamdulillah biaya yang saya bayar tanpa sumbangan biaya pembangunan atau semacamnya yang di kampus UII dibahasakan sebagai Biaya Catur Dharma. Sistem penerimaan mahasiswa baru UII memungkinkan hasil seleksi mahasiswa dengan grade tertentu dipersilahkan membayar Biaya Catur Dharma sebesar Rp. 0 alias gratis. Saya Alhamdulillah entah bagimana ceritanya termasuk yang itu. Rincian uang sekian juta itu bila ditampilkan dalam bentuk tabel kurang lebih sebagai berikut:

Angsuran SPP dan SKS

No

Tahun Ajaran

Angsuran

Jumlah

Waktu Pembayaran

Bank

1

2005/2006

1

Rp1.135.000

08/07/2005 0:00 ***

2

2005/2006

2

Rp1.777.500

06/10/2005 11:08 ***

3

2005/2006

3

Rp1.877.500

03/02/2006 8:36 ***

4

2005/2006

4

Rp1.977.500

20/03/2006 10:19 ***

5

2006/2007

1

Rp1.315.000

28/07/2006 10:56 ***

6

2006/2007

2

Rp1.257.500

10/10/2006 11:08 ***

7

2006/2007

3

Rp1.307.500

22/01/2007 10:52 ***

8

2006/2007

4

Rp1.407.500

09/03/2007 9:26 ***

9

2006/2007

5

Rp440.000

26/06/2007 8:52 ***

10

2007/2008

1

Rp1.315.000

30/07/2007 10:12 ***

11

2007/2008

2

Rp1.307.500

05/10/2007 9:11 ***

12

2007/2008

3

Rp1.307.500

24/01/2008 9:45 ***

13

2007/2008

4

Rp1.207.500

29/03/2008 8:52 ***

14

2007/2008

5

Rp440.000

30/06/2008 13:19 ***

15

2008/2009

1

Rp1.115.000

28/07/2008 13:24 ***

16

2008/2009

2

Rp7.075.000

29/10/2008 10:14 ***

17

2008/2009

3

Rp1.107.500

20/01/2009 13:59 ***

18

2008/2009

4

Rp4.575.000

27/03/2009 11:14 ***

19

2009/2010

1

Rp1.115.000

30/07/2009 11:26 ***

20

2009/2010

2

Rp7.500

26/10/2009 9:07 ***
 

 Jumlah Total:

Rp33.067.500

Angsuran lain-lain

No Tahun Ajaran Keperluan Jumlah Waktu Pembayaran

1

2005/2006 REGISTRASI

Rp750.000

08/07/2005 0:00

2

2007/2008 KERJA PRAKTEK

Rp750.000

14/01/2008 10:48

3

2008/2009 UANG KKN

Rp230.000

25/08/2008 11:14

4

2009/2010 SKRIPSI

Rp350.000

14/07/2009 13:53

5

2009/2010 PENDADARAN

Rp250.000

04/12/2009 9:58

6

2009/2010 SUMBANGAN BUKU

Rp25.000

11/01/2010 13:40

7

2009/2010 WISUDA

Rp275.000

13/01/2010 13:36

8

2009/2010 IJAZAH/TANDA LULUS

Rp50.000

13/01/2010 13:36

9

2009/2010 IURAN ALUMNI

Rp10.000

13/01/2010 13:36

    Jumlah Total

Rp2.690.000

 

Sekarang kalau dibandingkan dengan biaya kuliah tahun 2013 bagaimana? Apakah kenaikannya sangat drastis atau stabil atau bagaimana? Kalau dilihat dari Panduan Admisi UII 2013-2014, total biaya kuliah jurusan Teknik Informatikan UII dengan tanpa dihitung dengan biaya KKN, Wisuda dll yang belum ditetapkan adalah sebesar Rp. 46.285.000. Padahal untuk biaya itu saya dulu menghabiskan Rp. 33.067.500. Berarti dalam jangka waktu 8 tahun ajaran, selisih biaya SPP & SKS hanya sekitar Rp. 13.000.000. Berarti dengan demikian kenaikan biaya kuliah per tahun hanya sekitar 1,6 juta. Murah dong? Benarkah demikian? Mari kita lihat lagi.

Secara umum biaya yang ditampilkan di Panduan Admisi adalah prakiraan kasar biaya kuliah. Elemen biaya kuliah masih cukup sama dengan yang dulu saya bayar. Kebetulan saya masih punya catatan itu. Elemen biaya tambahan yang perlu dibayar mahasiswa yang tidak ada di jaman saya hanya Dana TI dan Pembinaan Minat Bakat sebesar Rp. 3.300.000 serta pemisahan antara Dana Kemahasiswaan dan Asuransi yang di jaman saya masih digabung. Untuk elemen biaya yang lain masih sama dengan nominal yang berbeda.

SPP misalnya di jaman saya sebesar Rp. 1.100.000 per semester sementara untuk tahun 2013 sebesar Rp. 1.800.000. Ada juga biaya SKS yang di tahun 2005 hanya Rp. 50.000 di tahun 2013 naik 2 kali lipat lebih menjadi Rp. 110.000 per SKS.Ketika dibandingkan per elemen, dengan sama-sama menggunakan asumsi kasar bukan biaya real, maka kita akan mendapati kenaikan biaya kuliah sejak tahun 2005 sampai dengan tahun 2013 mencapai 127%. Lebih jelas bisa dilihat pada tabel perbandingan di bawah ini:

 SPP

Kalau menggunakan rincian yang sama dengan kondisi saat itu, seharusnya biaya kuliah tahun 2005 selain KKN, Wisuda, Skripsi dll hanya sebesar Rp. 20.430.000 bukan Rp. 33.067.500. Kondisi real di lapangan membuat biaya saya membengkak hampir 13 juta. Diantara kondisi itu adalah mundurnya masa studi, pengulangan mata kuliah juga pengambilan mata kuliah yang berlebih sebagai antisipasi nilai yang tidak memuaskan. Dengan demikian bukan tidak mungkin biaya kuliah tahun 2013 yang diasumsikan Rp 46.285.000. Sangat mungkin bisa lebih dari itu.

Ya begitulah kondisi perkuliahan dan pendidikan secara umum. Akses pendidikan murah memang masih belum bisa terjamin. Mahalnya pendidikan adalah sebuah keniscayaan yang belum bisa dicarikan solusinya karena ternyata alokasi 20% APBN untuk sektor pendidikan masih belum bisa menyelesaikan permasalahn itu. Namun tenang saja, saya tidak bermaksud untuk menakuti para mahasiswa baru dengan kemungkinan pembengkakan biaya.

Ada banyak cara kreatif untuk mensiasatinya. Diantara yang sangat mungkin adalah dengan mengejar beasiswa yang cukup berjibun, atau bisa juga mengambil langkah menjadi asisten dosen maupun asisten laboratorium ketika syarat-syaratnya sudah bisa kita penuhi. Ada insentif yang lumayan bagi kita yang cukup lah bisa mengurangi biaya pendidikan. Tergantung pintarnya kita mengelola.

Akan tetapi tetap saja, semoga kelak pendidikan murah bisa terpenuhi sehingga pendidikan bisa diakses semua elemen masyarakat. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *