PERTENGAHAN bulan Januari kemarin saya ada sedikit urusan di Bank Mandiri Cabang Purwokerto. Walaupun bank ini bisa dibilang adalah bank yang ternama dan punya nama, saya belum pernah mengunjungi ini bank. Dulu ketika bank ini masih bernama BTN, waktu itu saya masih SMP, saya memang pernah mengunjungi bank itu. Tapi itu dulu sekali. Nama banknya saja masih belum Bank Mandiri. Setelahnya saya sama sekali belum pernah berkunjung lagi.
Sampailah pada hari itu, ketika saya harus bertransaksi di Bank Mandiri. Karena ini urusan kantor jadi saya tidak bisa melakukan kegiatan perbankan via ATM BNI atau BRI pribadi saya. Saya sempatkan dari kantor Pengadilan Agama Banyumas untuk khusus datang ke Bank Mandiri Cabang Purwokerto mengurus hal itu. Seperti biasa, di pintu gerbang saya disambut satpam dengan ramah dan ditanyai keperluan yang bisa dibantu.

3 Comments
rusty · January 9, 2015 at 7:14 am
Bank mandiri ga punya harga diri jadi g nmenghargai para nasabahnya
sri nugroho adi susilo · January 25, 2016 at 9:06 am
Barusan saya ke mandiri cabang purwokerto buat transfer nominal kecil, 500rb.begitu masuk jg kaget antrian nya berdiri urut urutan seperti antri zakat fitrah,seperti yg disebutkan penulis artikel ini.hal seperti ini yg menurut saya sangat kurang dalam pelayanan.Artikel ini ditulis pd januari 2014, ternyata sampai saat ini barusan, tgl 25 januari 2016 pun saya barusan ke mandiri cabang purwokerto masih tetep sama sistem antrian nya, sepertinya perlu di tag dirut mandiri nya, biar sistem nya dirubah seperti kantor kecamatan – kecamatan di kabupaten banyumas yg sudah PATEN(pelayanan administrasi kecamatan), bahkan desa desa/kelurahan pun sudah memperbaiki sistem pelayanan nya, masa bank kelas nasional masih pakai antrian berdiri-OMG.
Agus Setiawan · September 9, 2016 at 3:16 am
Didepok Jawa Barat, Jl.Nusantara,Jl.Margonda dan disemua Bank Mandiri di depok nasabahnya antri berdiri, tidak perduli orang tua sekalipun “harus berdiri”, apakah Bank Mandiri tdak mampu beli kursi untuk antrian?, atau mungkin tidak mampu merubah sistem dari antri berdiri ke yang lebih manusiawi ?